180 Atlet Berlaga di Kejuaraan Pencak Silat se-Kota Kupang

dr. Christian Widodo dan Serena Francis tunjukkan dukungan nyata untuk atlet muda.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat antar Perguruan se-Kota Kupang yang berlangsung di GOR Flobamora, Rabu (3/9/2025).

Kejuaraan ini diikuti oleh 180 atlet dari 10 perguruan silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang. Para atlet bersaing dalam 56 kelas pertandingan, yang berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menekankan empat poin penting terkait penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Pertama, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya takbenda Indonesia yang telah diakui UNESCO. Kedua, ajang ini menjadi sarana pencarian bibit atlet potensial yang dapat mewakili Kota Kupang di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Ketiga, kejuaraan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan mental juara bagi para atlet muda. Keempat, Wali Kota menyebut ajang ini sebagai wadah silaturahmi antar perguruan silat, guna memperkuat solidaritas dan semangat sportivitas di kalangan pesilat.

Ketua Umum IPSI Kota Kupang, Adrianus Anselmus Talli, S.Tr.T., dalam sambutannya mengimbau seluruh perangkat pertandingan untuk menjalankan tugas secara profesional dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga meminta para pelatih agar menjaga komunikasi yang baik dengan para atlet guna mencegah potensi konflik di arena pertandingan.

“Harapan kami, kejuaraan ini mampu mengangkat kembali citra positif pencak silat di Kota Kupang,” tegasnya.

Ketua IPSI Kota Kupang menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Perguruan Pencak Silat Militer (PSM).

Sementara itu, Ketua Panitia, Davidzon Edizon Puas, S.H., melaporkan bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari strategi penguatan pembinaan atlet di tingkat perguruan. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memetakan perkembangan kemampuan atlet serta mengevaluasi sistem pembinaan yang telah diterapkan oleh masing-masing perguruan.

“IPSI Kota Kupang berkomitmen mencetak atlet-atlet berprestasi yang siap masuk dalam proses regenerasi dan membawa nama daerah hingga ke PON NTT-NTB tahun 2028,” ujarnya.

Sebagai penutup acara pembukaan, ditampilkan atraksi seni bela diri dari sejumlah perguruan silat, yang menggambarkan semangat persaudaraan dan komitmen bersama untuk membina generasi atlet unggul yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.