Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SLB se-Kota Kupang menggelar ibadah syukur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Jumat, (9/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula BGTK Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Perayaan Natal bersama tersebut mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” sebagai wujud refleksi iman, kebersamaan, dan penguatan spiritual seluruh pendidik pendidikan khusus di Kota Kupang.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Ketua MKKS SLB se-Kota Kupang, Aimini S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa perayaan Natal merupakan program tahunan yang secara konsisten dirancang dan dilaksanakan oleh MKKS. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, kolaborasi, sekaligus penguatan inovasi bagi para guru SLB.
“Karena itu, melalui perayaan Natal ini kami ingin terus membangun kebersamaan dan semangat melayani, khususnya dalam memperjuangkan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Kupang,” ujarnya.
Aimini menambahkan, melalui momentum Natal bersama, MKKS SLB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pendidikan inklusif dan berkeadilan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Kupang dan wilayah Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Pengawas SLB Kota Kupang, Ambrosia Mimu, menekankan pentingnya menjaga dan melanjutkan semangat kolaborasi yang telah dibangun sepanjang tahun 2025.
Ia berharap pada tahun 2026 para pendidik dapat semakin bekerja dengan hati, bukan dengan emosi, sehingga nilai-nilai kemanusiaan, ketulusan, dan empati benar-benar hadir dalam setiap proses pembelajaran.
“Kolaborasi yang sudah terbangun harus terus diperkuat di tahun 2026, dengan semangat melayani dan kesiapan menghadapi setiap perubahan regulasi demi kepentingan peserta didik,” ujar Ambrosia Mimu.
Menurutnya, guru SLB dituntut untuk selalu bersikap terbuka, lapang dada, dan penuh dedikasi dalam menghadapi dinamika kebijakan pendidikan, tanpa meninggalkan esensi pelayanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Ketua Panitia Natal, Ediardus Wahon A.Md., S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Edy menjelaskan bahwa perayaan Natal bersama rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya mempererat rasa kekeluargaan, kebersamaan, serta memperkuat nilai toleransi di tengah keberagaman.
“Sebagai bagian dari MKKS, kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi wadah pemersatu lima sekolah SLB di Kota Kupang,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lima sekolah SLB yang tergabung dalam MKKS, perayaan Natal dan Tahun Baru ini diharapkan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan khusus di Kota Kupang, sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan yang bermakna lahir dari hati yang tulus, kerja bersama yang konsisten, dan semangat melayani tanpa batas.














