Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang turut ambil bagian dalam Pameran Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang BaSTEL 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di stand UNWIRA, halaman Hotel Harper Kupang.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan, Lya Leda, menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam pameran merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kewirausahaan.
Lya mengatakan, produk yang mereka tampilkan merupakan hasil dari program P2MW (Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha). Produk tersebut diberi nama “Senar”, berupa gantungan kunci berbahan resin yang di dalamnya memuat tiga potensi lokal NTT, yakni limbah tenun, bunga sepe atau flamboyan, dan daun kelor.
“Produk kami namanya Senar, berupa gantungan resin yang di dalamnya memuat tiga potensi lokal NTT, yaitu Sepe, tenun, dan kelor,” ujar Lya.
Menurut Lya, pemilihan ketiga potensi lokal tersebut bukan tanpa alasan. Mereka ingin mengangkat kekayaan lokal NTT menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dapat memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.
Ide pembuatan gantungan kunci tersebut muncul setelah mereka mencari potensi lokal NTT yang masih dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual. Limbah tenun, bunga sepe atau flamboyan, dan daun kelor kemudian dipadukan dan dikemas dalam resin sehingga menghasilkan produk yang praktis serta mudah dibawa.
“Bagaimana supaya produk ini bisa dibawa ke mana-mana dan sekaligus memperkenalkan NTT. Jadi ide kami membuat gantungan kunci karena praktis dan bisa dibawa ke mana-mana,” jelasnya.
Produk Senar tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk huruf dan angka, dengan ornamen potensi lokal NTT di dalam resin. Produk tersebut ditujukan untuk berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
Lya juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan UNWIRA dan orang tua selama proses pengembangan produk. Dukungan dari kampus diberikan melalui pendampingan dosen, salah satunya Ibu Felicia, yang membantu mahasiswa dalam proses pembinaan usaha.
Sementara itu, dukungan orang tua diberikan dengan memberikan kepercayaan dan dukungan waktu serta membantu mahasiswa agar dapat terus berkarya dan mengembangkan produk mereka.
Keikutsertaan mahasiswa UNWIRA dalam BaSTEL 2026 menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan generasi muda dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah. Melalui kreativitas dan pemanfaatan bahan lokal, mereka tidak hanya menghasilkan produk kerajinan, tetapi juga berupaya memperkenalkan potensi NTT melalui sebuah produk yang sederhana, praktis, dan memiliki nilai ekonomi.
Produk Senar diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu menjadi salah satu produk kreatif mahasiswa yang membawa identitas potensi lokal NTT ke pasar yang lebih luas.














