Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang melepas sebanyak 111 wisudawan/wisudawati dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Angkatan LXX Periode I Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024 pada Kamis (30/5) di Aula St. Hendrikus Kampus Penfui.
Dalam sambutannya, Rektor UNWIRA, P. Dr. Philipus Tule, SVD menyebut bahwa dengan bangga UNWIRA mempersembahkan para sarjana itu ke tengah masyarakat yang akan memperkuat barisan alumni lainnya yang kini jumlahnya mencapai lebih dari dua puluh ribu orang dan mengabdi pada berbagai sektor di seluruh penjuru dunia.
Ia juga mengajak semua pihak untuk terus mendukung pengabdian dan kehidupan mereka selanjutnya, terutama dengan membawa marwah UNWIRA dan menghayati motto UNWIRA, yakni “Ut Vitam Habeant Abundatius” yang berarti “supaya mereka memiliki kehidupan dalam kelimpahan”.
P. Dr. Philipus Tule, SVD juga berterima kasih kepada para dosen yang telah menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab agar lulusan UNWIRA dari tahun ke tahun semakin banyak dan disertai dengan persentase kelulusan tepat waktu yang terus meningkat. Menurutnya, semua itu mesti didukung dengan dengan seluruh kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, juga dengan memperkaya kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler demi mendukung kualitas para lulusan. Untuk itulah, UNWIRA melalui berbagai program studi terus melakukan seminar nasional dan internasional.
Rektor UNWIRA turut mengapresiasi para wisudawan/wisudawati yang telah berhasil melewati masa perjuangan masing-masing, baik yang lulus tepat waktu maupun lulusan lain dengan predikat masing-masing. Secara khusus, ia memberikan penghargaan bagi seorang mahasiswi penyintas kanker bernama Maria Norlince Mamulak, S.Si yang berhasil melakukan penelitian dan observasi mengenai pengobatan alternatif untuk penyakit kanker yang diidapnya. Perjuangan itu diharapkannya mampu menginspirasi seluruh hadirin.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR), P. Dr. Yulius Yasinto, SVD, M.Sc menuturkan bahwa sebagai sebuah lembaga, UNWIRA diibaratkan sebagai satu tubuh yang komponen-komponennya dapat berkontribusi sama secara positif maupun negatif, sehingga ia meminta seluruh pihak, baik para dosen, mahasiswa, maupun orang tua untuk turut berkontribusi terhadap perkembangan dan pembangunan institusi. Sebab diyakininya bahwa semua komponen memiliki tanggung jawab masing-masing untuk kemajuan UNWIRA.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, ST., M.Eng dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ros Hayati Rosna, ST., MM selaku perwakilan LLDIKTI XV mengutarakan bahwa pihaknya atas nama Kemdikbudristek, terus memberikan dukungan sesuai dengan fungsi dan tugas yang diemban dengan memastikan pelaksanaan mutu perguruan tinggi, termasuk UNWIRA tetap terjamin dari berbagai aspek, baik akreditasi, pelaporan pangkalan data, pelaporan kerja sama, pelaporan beban kinerja dosen, KIP Kuliah, pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan pendanaan Kemdikbudristek.
Adapun dalam prosesi wisuda periode ini, terdapat lima lulusan terbaik, yakni Angela Emeliana Manek, SM dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis dengan IPK 3,68; Ivonia Reinalda Keri Danibao, S.Pd dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,63; Fridolin Cici Claudia Djemani, S.Kom dari Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Teknik dengan IPK 3,73; Paskalia Lodan Hayon dari Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan IPK 3,68; dan Pregrinus Rangga dari Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum dengan IPK 3,71.














