Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar konferensi pers untuk mempersiapkan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 2024.
Pada Selasa, (26/11/2024), di Kantor KPU Provinsi NTT, dalam sambutannya, Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah, menyampaikan terdapat 3.442 desa dan kelurahan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang melibatkan 10.326. Selain itu, 69.139 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Masing-masing KPPS terdiri dari tujuh orang, dengan satu orang menjadi Ketua, sementara satu lainnya bertugas ketika pemungutan suara dimulai. Pemerintah daerah telah menyiapkan segala kebutuhan untuk memastikan kesiapan KPPS dan Kamtibmas, yang sudah siap 100% untuk pelaksanaan pemungutan suara yang dimulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WITA.
Logistik Pilkada sudah didistribusikan ke seluruh TPS di wilayah Flores Timur, dengan 812 kotak suara yang telah dikirim ke 390 TPS di 16 kecamatan.
Lebih lanjut, Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, dalam wawancaranya dengan Radio TIRILOLOK, menjelaskan bahwa apabila terjadi erupsi saat proses pemungutan dan penghitungan suara yang menghambat kelanjutan proses tersebut, KPU mengambil dua langkah kemungkinan yaitu Pilkada Lanjutan atau Pilkada Susulan. Namun, beliau berharap hal tetsebut tidak terjadi, karena situasi di Kabupaten Flores Timur hingga kondisi masih berjalan aman, dan seluruh logistik, termasuk undangan memilih, yang didistribusikan dengan baik. Warga yang terdampak erupsi pun telah mendapatkan perhatian khusus.
Jemris Fointuna juga berharap kebutuhan surat suara di setiap TPS mencakup jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5% cadangan. Jumlah pemilih maksimal di setiap TPS adalah 600 orang, termasuk cadangan.
Dengan total 9.877 TPS di NTT, persiapan sudah tuntas.














