Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK mengadakan acara Viral NTT dengan tema “Ulas Tuntas : NTT dan Stunting” yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. Frans Salesman, SE., M.Kes sebagai Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Citra Bangsa Kupang.
Acara Viral NTT berlangsung pada Sabtu, (8/3/2025), di Studio Radio TIRILOLOK.
Dalam dialog interaktif, Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Citra Bangsa Kupang, Prof. Dr. Frans Salesman menyampaikan bahwa NTT memiliki jumlah penduduk sekitar 5,7 juta, dengan 37,9 persen di antaranya mengalami stunting.
Sebagaimana disampaikan oleh moderator, 38 dari 100 balita di NTT terpapar stunting, yang merupakan angka kejadian yang dihitung dalam persentase.
Beliau menjelaskan, stunting bukan hanya masalah kegagalan pertumbuhan atau perkembangan anak, tetapi juga akibat defisiensi gizi kronis dan infeksi berulang.
Stunting biasanya terjadi pada anak yang kekurangan gizi secara mendalam atau mengalami gangguan penyakit infeksi setiap tahun.
Penyakit infeksi yang dimaksud antara lain adalah penyakit menular yang disebabkan oleh rendahnya daya tahan tubuh anak, seperti malaria, cacingan, TBC, DBD, dan lain-lain.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stunting di NTT masih tercatat 37,9 persen, yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka prevalensi stunting nasional sebesar 21,5 persen.














