Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Musyawarah Pelayanan Lanjut Usia Sinode GMIT, yang melibatkan klasis-klasis dari wilayah Kupang daratan, yang berlangsung pada 5–6 Mei 2026 di Gereja Betania Camplong, Klasis Camplong.
Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Majelis Sinode GMIT Nomor 1029/cm.cs GMIT/P/2024 tertanggal 3 Oktober 2024, mengenai pembentukan Pengurus Pelayanan Lanjut Usia di tingkat Sinode.
Pada pertemuan awal yang berlangsung 29 Mei 2025, seusai ibadah Kenaikan Tuhan Yesus, Ketua UPP Lansia Sinode GMIT, Pdt. Melsy E. Y. Moy, S.Th., menyampaikan bahwa tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pemahaman, memperkuat kapasitas pelayanan kategorial lansia, membangun kehidupan spiritual yang sehat, dan mendorong pengembangan potensi lansia dalam lingkup pelayanan jemaat.
Peserta kegiatan berasal dari 17 klasis, dengan masing-masing klasis mengutus tiga orang, sehingga jumlah peserta mencapai 51 orang. Selain itu, panitia lokal dan tim dari Sinode GMIT juga akan terlibat.
Para peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber sebagai berikut:
Pdt. Melki Ulu, M.Th. – Naskah Analogi Pelayanan Lansia
Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, S.Th. – Arah Kebijakan Pelayanan GMIT tentang Lansia
Drs. Vincensius Medi (Sekretariat Komda Lansia Provinsi NTT) – Kebijakan Pemerintah tentang Lansia
Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten – Kesehatan Fisik Lansia
Tenaga Psikologi Profesional – Kesehatan Mental Lansia
Pdt. Hengki Abineno, Sm.Th., M.Pd. – Kesehatan Spiritual Lansia
Hari kedua yang diawali dengan ibadat refleksi, senam pagi lansia, dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Sebelum penutupan, peserta akan mengikuti sesi pentas seni kreatif, serta menerima pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi mereka.














