Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Korem 161/Wira Sakti menggelar konferensi pers bersama wartawan pada Sabtu, (21/6/2025) di Ruang Sonbai, Makorem 161/Wira Sakti, Kupang. Pertemuan yang membahas informasi mengenai calon siswa (Casis) yang sempat beredar di media sosial.
Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes menjelaskan bahwa seleksi terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Joao Xavier Barreto Nunes, proses rekrutmen dilakukan secara menyeluruh dan transparan untuk menjaring putra-putra terbaik bangsa.
Proses seleksi diawali dengan pemeriksaan administrasi oleh tim administrasi, dilanjutkan ke tahapan pemeriksaan kesehatan, Jasmani (JAS), dan terakhir oleh tim Litbas. Setiap tahapan dijalankan secara ketat dan terbuka, guna memastikan hanya calon terbaik yang lolos seleksi.
Tercatat, animo pendaftar mencapai 1.223 orang untuk calon Bintara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 273 orang dinyatakan lolos dan akan melanjutkan ke tahap seleksi Subpanpus di Bali.
Sementara itu, untuk seleksi calon Tamtama, pendaftar daring tercatat sebanyak 10.707 orang. Dari jumlah tersebut, 6.556 orang melaksanakan validasi, lalu menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan. Sebanyak 6.055 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk diajukan ke Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad). Dari jumlah itu, 3.580 orang terpilih mengikuti seleksi lanjutan di tingkat Subpanpus, bersama peserta lain dari wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Joao Xavier Barreto Nunes juga menyampaikan bahwa pengumuman resmi calon Bintara dan Tamtama hanya dilakukan satu kali. Informasi yang menyebutkan adanya pengumuman ganda seperti yang beredar di media sosial dinyatakan tidak benar.
Korem 161/Wira Sakti Kupang dikenal dengan mottonya “Menjaga Harmoni di Bumi Toleransi”.














