Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Debat kedua dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung pada Rabu, (6/11/2024), di Auditorium Universitas Nusa Cendana Kupang. Debat ini dipandu oleh Anisha Dasuki dan Ariyo Ardi, serta dihadiri oleh tiga pasangan calon yang siap menyampaikan visi dan misi mereka untuk kesejahteraan NTT.
Para panelis yang dihadirkan dalam debat kali ini yaitu Dominggus Elcid, Peneliti Institute of Resource Governance and Social Change (IRSGC), Dr. Werenfridus Taena dari Universitas Timor, dan Dr. Hamzah Huri Wulakada, Ketua Program Studi Pascasarjana PIPS Undana. Tema yang diusung dalam debat ini adalah “Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat secara Berkeadilan dan Inklusi.” Sub-tema yang dibahas mencakup pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan, pembangunan infrastruktur berbasis ekonomi hijau dan biru, serta pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien.
Paslon nomor urut 1, Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto,paslon nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma, serta paslon nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu, secara bergantian menyampaikan pandangan mereka dalam segmen-segmen yang disusun dalam debat ini.
Dalam sambutannya, Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna mengatakan, berdebatlah dengan santun,dengan narasi yang mudah dipahami oleh masyarakat,berdialektika seperti magnet yang dapat menarik perhatian sekaligus menuntun masyarakat untuk menentukan pilihan,serta berbicara dengan bahasa kasih agar gagasan yang diperdebatkan selalu tertanam dalam pikiran setiap orang yang menyaksikan debat ini.
Saat sesi closing statement, setiap pasangan calon menyampaikan komitmen dan tekad mereka untuk NTT. Pasangan nomor urut 1, Ansy-Jane, menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat akan menjadi prioritas utama mereka. Mereka berjanji untuk membangun NTT dengan pendekatan berbasis kesejahteraan, ekologi, perdamaian, dan kemitraan.
Paslon nomor urut 2, Melki-Jhoni, menyampaikan bahwa NTT adalah “rumah dan ladang pengabdian” mereka. Melki-Jhoni berkomitmen untuk membangun NTT dengan budaya gotong-royong dan kolaborasi dalam merealisasikan berbagai mandat dari pemerintah pusat.
Sementara itu, paslon nomor urut 3, Paket Siaga, menyatakan kesiapan mereka untuk membangun masyarakat NTT yang bermartabat, mandiri, dan adil menuju Indonesia Emas 2045.
Debat publik ketiga dijadwalkan berlangsung pada (20/11/2024).














