Gandeng PT. Nuka Bicara Akademi, Program Studi Ilmu Hukum UNWIRA Gelar Pelatihan Wicara Publik

Kolaborasi bersama PT. Nuka Bicara Akademi dinilainya sebagai kesempatan strategis dalam menghadirkan ruang konstruktif untuk menciptakan pengalaman perjumpaan bagi mahasiswa dalam perjalanan menuju diri sendiri.

Kolaborasi Program Studi Ilmu Hukum UNWIRA dan PT. Nuka Bicara Akademi dalam menghadirkan pelatihan gelar wicara bagi para mahasiswa

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum (FH) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menggandeng PT. Nuka Bicara Akademi menggelar pelatihan wicara publik pada Sabtu (06/06). Bertajuk “Berbicara dengan Percaya Diri, Menginspirasi Setiap Audiens”, pagelaran kegiatan tersebut berlangsung di Aula FH UNWIRA Kampus Merdeka.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum UNWIRA, Br. Yohanes Arman, SVD, S.H., M.H., menyoroti sejumlah hal penting yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa sebagai modal dalam pengembangan kemampuan diri ke depan. Baginya, satu dari tiga bekal penting yang mesti mereka pegang ialah kecakapan berbicara.

Ia menyadari masih minimnya ketertarikan mahasiswa Ilmu Hukum UNWIRA untuk mengasah keterampilan berbicara. Padahal menurutnya, kemahiran berbicara menjadi penunjang dalam peningkatan kualitas diri mereka, terutama sebagai persiapan karier masa depan.

Lebih lanjut, Br. Arman mendorong para mahasiswa untuk berani menemukan diri sendiri dengan terus mengasah potensi yang ada padanya. Kolaborasi bersama PT. Nuka Bicara Akademi dinilainya sebagai kesempatan strategis dalam menghadirkan ruang konstruktif untuk menciptakan pengalaman perjumpaan bagi mahasiswa dalam perjalanan menuju diri sendiri.

Secara khusus, ia mengapresiasi Direktur PT. Nuka Bicara Akademi, Pregrinus Rangga, S.H., M.H., CPS, yang merupakan alumni Program Studi Ilmu Hukum UNWIRA. Ia menggarisbawahi keterlibatan Nuka Bicara yang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa Ilmu Hukum lainnya untuk tidak berhenti menggali dan mengoptimalkan minat dan bakatnya masing-masing.

Bertolak pada hasil pelacakan jejak alumni Ilmu Hukum UNWIRA, Br. Arman menekankan dua persoalan yang kerap dialami oleh lulusan dari program studi itu, yakni kemampuan berbahasa asing dan keterampilan berkomunikasi. Oleh karena itu, ia berharap agar pelatihan wicara publik yang dilakukan tersebut, akan memberikan dampak yang bermanfaat bagi perkembangan mahasiswa nantinya.

Sementara itu, Egy – sapaan akrab Pregrinus – mengungkapkan kebanggaannya dapat ikut berkontribusi dalam mendukung para mahasiswa Ilmu Hukum UNWIRA untuk lebih mengembangkan kemampuan berbicara di depan publik. Egy menyebut, perjalanan Nuka Bicara berangkat dari ketertarikannya untuk membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda NTT agar dapat saling belajar satu sama lain.

Selama berada di UNWIRA, Egy menyadari bagaimana ekosistem pendidikan yang terbangun, sangat berdampak bagi pembentukan karakter dan peningkatkan keterampilannya, termasuk kemampuan berbicara. Hal itu terbukti melalui sederet prestasi yang pernah ditorehkannya selama menempuh studi pada jenjang S1 di sana. Untuk itu, program pelatihan wicara publik tersebut diinginkannya akan menjadi titik awal bagi berbagai peluang belajar lainnya.

Adapun para peserta pelatihan itu dibagi ke dalam empat kelas praktik, yakni kelas MC, Moderator dan Presenter; kelas persiapan lomba; kelas persiapan pemilihan duta; dan kelas persiapan presentasi. Maing-masing kelas itu didampingi oleh mentor Nuka Bicara dari berbagai latar belakang, sesuai dengan kompetensi dan pengalamannya.