Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang yang baru, Isidorus Lilijawa, secara resmi meluncurkan Promo Pemasangan Sambungan Baru yang berlaku mulai tanggal (13/10) – (31/12/2025).
Promo ini ditawarkan dengan harga khusus sebesar Rp1.500.000 per paket, dengan uang muka minimal Rp800.000 dan cicilan maksimal hingga 7 kali. Acara launching digelar pada Senin (13/10/2025), di Kantor PDAM Kota Kupang dan dihadiri oleh Kepala Bagian Hubungan Langganan, Ferdi Jermias, bersama jajaran lainnya.
Dalam sambutannya, Isidorus Lilijawa menekankan bahwa peluncuran promo ini merupakan bagian dari komitmen PDAM untuk memperluas akses air bersih kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang berpenghasilan menengah ke bawah.
“Kita mau hari ini meluncurkan program promo pemasangan sambungan baru untuk masyarakat berkembang. Karena ini juga menjadi bagian dari upaya kita untuk menambah jumlah pelanggan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian membantu masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah,” ujarnya.
Ia berharap informasi mengenai promo ini dapat tersebar luas, tidak hanya melalui media resmi PDAM, tapi juga melalui partisipasi aktif seluruh pegawai dan masyarakat.
“Promo ini berlaku mulai hari ini sampai dengan tanggal (31/12/2025). Saya berharap kita semua menjadi promotor. Karena ini sifatnya promosi, maka tugas kita adalah menyebarluaskan informasi ini ke mana-mana,” tegasnya.
Isidorus Lilijawa juga menyampaikan bahwa PDAM telah menjalin komunikasi dengan para camat di Kota Kupang untuk membantu menyampaikan informasi ini hingga ke tingkat kelurahan, RW, dan RT.
“Saya sudah berkomunikasi dengan beberapa camat, dan mereka siap meneruskan informasi ini. Nanti kita siapkan flyer yang bagus untuk dikirim ke camat dan lurah, agar pesan ini sampai ke warga,” tambahnya.
Ia juga mengimbau agar pegawai memanfaatkan perangkat komunikasi pribadi untuk membantu menyebarkan program ini.
“Kita semua punya HP. Gunakan HP ini bukan hanya untuk keperluan pribadi, tapi juga untuk menyebarluaskan informasi kantor. Posting flyer-nya di grup-grup WhatsApp. Semakin banyak warga tahu, semakin besar dampaknya,” jelasnya.
Dengan promo ini, biaya pemasangan sambungan baru yang sebelumnya sebesar Rp2.500.000, kini hanya Rp1.500.000.
“Ini sangat membantu masyarakat. Karena itu, informasi ini perlu kita promosikan seluas-luasnya,” kata Isidorus Lilijawa.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pelanggan pertama yang sudah mendaftar dalam program ini, termasuk pihak-pihak yang telah menangkap peluang ini dengan cepat.
“Terima kasih kepada Bapak Irene Takene yang menjadi pelanggan pertama. Mudah-mudahan teman-teman di bagian Kublang dan Kumas bisa mendapat banyak permintaan baru dari masyarakat yang ingin memasang sambungan di rumah mereka,” ungkapnya.
Ia juga menutup sambutannya dengan ajakan kepada semua pihak untuk menyukseskan program ini hingga akhir Desember 2025.
“Ke depan, akan ada banyak program-program inovatif yang akan kita dorong dan luncurkan agar masyarakat tahu bahwa PDAM hadir dengan berbagai terobosan. Kita tidak hanya mengurus administrasi, tetapi juga menciptakan solusi yang bermanfaat bagi warga,” tutupnya.
Setelah sambutan, Direktur PDAM Kota Kupang melanjutkan dengan penandatanganan simbolis bersama pelanggan pertama, sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik bagi keluarga di Kota Kupang.
Dalam sesi wawancara bersama wartawan, salah satu pelanggan, Irene Takene, menyatakan bahwa ia mendapatkan informasi promo dari rekan-rekan di kantor PDAM.
“Ya, langsung ya, istilahnya kita jemput bola,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses dari pendaftaran hingga pemasangan berjalan cepat.
“Paling lama dua minggu, bahkan seharusnya satu minggu airnya sudah bisa mengalir,” katanya.
Saat ditanya soal metode pembayaran, Irene mengaku memilih untuk langsung membayar lunas.
“Kita langsung cash, karena tidak mau ada beban cicilan,” ujarnya.
Sebelumnya, Irene dan keluarganya menggunakan air tangki untuk kebutuhan sehari-hari. Namun kini ia merasa jauh lebih hemat dengan sambungan PDAM.
“Kalau dibandingkan, PDAM jelas lebih murah. Yang penting kita hemat pakai. Setelah digunakan, airnya langsung ditutup. Kalau boros, ya bayar mahal. Tapi kalau dikontrol, sangat hemat,” jelasnya.
Ia pun mengajak warga lainnya untuk tidak melewatkan kesempatan ini.
“Setelah ini, kami akan informasikan ke saudara-saudara agar mereka ikut program ini juga, mumpung masih promo,” tutup Irene.














