Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pagelaran Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) X Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang memasuki hari terakhir, pada Sabtu (23/05).
Setelah dibuka secara resmi oleh Rektor UNWIRA, P. Dr. Stefanus Lio, SVD, S.Fil., M.A., ajang kompetisi bertema “Golden Horizon : Synergizing Global Innovation and Local Wisdom for a Resilient Future” itu menghadirkan sejumlah perlombaan dalam kategori regional, nasional, dan internasional.
Menariknya, di tahun kesepuluh penyelenggaraannya ini, PISMA tidak sekadar menjadi sarana bagi para peserta untuk menunjukkan kompetensinya, tetapi juga membuka ruang inspiratif dalam format Gelar Wicara.
Berlangsung di Ballroom St. Hendrikus Rektorat Kampus Penfui, acara tersebut mengusung tajuk “Muda, Berkarya, Mendunia” yang menghadirkan empat narasumber, yakni Julian Barbara Lipat Mukin – mahasiswi berprestasi FEB UNWIRA; Apriani Virginia Eflin Kulla Dangga – Edu Content Creator dan Terbaik I Duta Bahasa NTT 2026; Pregrinus Rangga, S.H., CPS. – Direktur PT. Nukabicara Akademi dan Alumni UNWIRA; serta Jeksi Siokain, S.ST., M.AP., M.M., (C.PS., C.Md) – Direktur Injeksi Laptop.
Dalam sambutannya menjelang Gelar Wicara, Kepala Biro Administrasi dan Akademik Kemahasiswaan (BAAK) UNWIRA, Yohanes Pemandi Lian, S.Pd., M.Hum mewakili pimpinan universitas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan gelar wicara itu. Ia menyoroti tema gelar wicara yang diharapkannya tidak sekadar menjadi slogan, melainkan menjelma sebagai panggilan bagi generasi muda untuk bangkit, bergerak dan berani menunjukkan kemampuan terbaiknya kepada dunia.
Ia melihat bahwa kaum muda saat ini hidup di tengah peluang kemajuan teknologi, yang tidak lagi membatasi setiap pribadi untuk berkarya, bahkan hingga ke kancah global. Kepada para peserta, ia berpesan agar tidak merasa kecil hanya karena latar belakang tertentu. Sebab menurutnya, modal paling penting dalam kehidupan ialah karakter yang baik dan keberanian untuk mencoba.
Di akhir penyampaiannya, ia berharap agar gelar wicara tersebut dapat menjadi sumber inspirasi yang membangkitkan semangat para peserta untuk kian mengembangkan potensi diri, dengan berani mengambil peluang dan lebih siap menghadapi tantangan di depan mata.
Dalam pemaparan materinya, Julian Barbara Lipat Mukin – mahasiswi berprestasi FEB UNWIRA membagikan pengalamannya dalam mengikuti aneka kompetisi di berbagai tingkatan, yang menjadi wadah baginya untuk mengembangkan kemampuan, memperluas relasi, sekaligus menimba ilmu dari setiap pengalaman yang ia peroleh. Meski kerap menghadapi kegagalan, namun buatnya hal itu merupakan proses yang mesti dilalui.
Sementara itu, Apriani Virginia Eflin Kulla Dangga – Edu Content Creator dan Terbaik I Duta Bahasa NTT 2026 menggugah audiens lewat konsistensinya yang aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menyebarluaskan edukasi tentang berbagai isu dan topik menarik. Media sosial dipandangnya sebagai instrumen penting untuk membangun personal branding dan memperkenalkan kepada publik tentang potensi diri seseorang, yang memungkinkannya untuk berjumpa dengan beragam peluang yang lebih besar.
Selanjutnya, Pregrinus Rangga, S.H., CPS., alumni UNWIRA yang baru menyelesaikan studi Magister di Universitas Gadjah Mada (UGM), berbagi praktik baik dalam bidang wicara publik yang sudah sejak lama digemarinya. Ia pun kemudian terdorong untuk mendirikan PT. Nukabicara Akademi yang fokus membantu generasi muda untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, dengan menyediakan kelas pelatihan yang mudah dijangkau, baik secara langsung maupun virtual. Hingga kini, Nukabicara telah menyentuh banyak pihak yang juga tertarik untuk memperdalam pemahaman tentang wicara publik.
Jeksi Siokain, S.ST., M.AP., M.M., (C.PS., C.Md) – Direktur Injeksi Laptop, memotivasi kaum muda untuk berani bermimpi besar dan mengejar impian itu. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk mulai berkarya. Bertolak dari tekad yang kuat, ia percaya bahwa setiap orang dapat meraih hasil terbaik dari apa yang terus diupayakannya.
Adapun PISMA X berlangsung sejak Senin – Sabtu (18-23/05) dan terdiri dari berbagai bidang perlombaan yang melibatkan mahasiswa/i dari berbagai Pergurun Tinggi di tanah air, hingga luar negeri.














