Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignas R. Lega secara resmi membuka Festival Budaya Kelurahan Manutapen, Senin (25/8/2025), di halaman Kantor Lurah Manutapen.
Festival digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan tema “Cinta Budaya Lokal, Bangun Kelurahan Manutapen Menuju Indonesia Emas.”
Ignas R. Lega hadir mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis. Turut mendampingi Camat Alak, Plt. Lurah Manutapen, Ketua LPM, Kadis Pariwisata Kota Kupang, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran rombongan disambut secara adat melalui prosesi Natoni dan pengalungan kain tenun.
Dalam sambutannya, Ignas R. Lega mengapresiasi inisiatif warga Manutapen dalam melestarikan budaya lokal. Pj. Sekda Kota Kupang mengatakan bahwa pembangunan daerah harus melibatkan dan memberdayakan masyarakat secara aktif, termasuk dalam menjaga identitas budaya.
“Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga bentuk kepedulian dan komitmen warga untuk melestarikan budaya lokal. Pemerintah Kota Kupang mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi bagian dari pembangunan manusia yang bermartabat dan berbudaya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung sejumlah program prioritas Pemkot Kupang seperti penyediaan dana darurat kesehatan di RS S.K. Lerik sebesar Rp3 miliar, bantuan sosial berupa beras untuk 22.000 keluarga penerima manfaat, serta penyediaan mobil pengantin gratis bagi warga tidak mampu. Di bidang kebersihan, ia meminta masyarakat tetap menjaga lingkungan, sekalipun berada di luar jalur jalan utama.
Ignas R. Lega turut menanggapi aspirasi warga terkait infrastruktur di Manutapen, seperti perbaikan jalan dan kantor kelurahan yang rusak.
“Saya sudah dengar langsung dari warga dan panitia bahwa kantor lurah dalam kondisi tidak layak. Kita akan koordinasikan dengan pihak terkait agar segera ditindaklanjuti,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival, Aser Paskah Rihi Tugu menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang atas dukungan yang telah diberikan, termasuk perbaikan beberapa titik lampu jalan. Namun ia juga menyatakan masih banyak ruas jalan yang rusak dan kantor lurah yang belum mendapat perbaikan sejak lama.
Aser juga mengangkat potensi kawasan wisata di Manutapen, khususnya situs Kuburan Raja yang menawarkan pemandangan Kota Kupang. Ia berharap kawasan tersebut bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata baru yang akan berdampak pada ekonomi masyarakat setempat.
“Kalau dikelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi dan pariwisata. Kami titipkan ini kepada pemerintah melalui Bapak Sekda dan Ibu Kadis Pariwisata,” ujarnya.
Festival Budaya Manutapen berlangsung selama dua hari dan menampilkan berbagai pertunjukan seni, budaya lokal, serta pameran UMKM. Produk-produk yang dipamerkan juga dijual dengan potongan harga khusus dalam rangka HUT RI ke-80.
Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Penjabat Sekda Kota Kupang sebagai simbol resmi dimulainya festival.
Kelurahan Manutapen memiliki sebanyak 33 RT dan 11 RW.














