Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dalam Kebaktian Utama ke 2 pada hari Minggu, (6/10/2024) di GMIT Syalom Airnona Kupang di perhadapankan Badan Pengurus Lansia SINODE GMIT periode tahun pelayanan 2024 – 2027.
Kebaktian dipimpin oleh Pandeta Melsi E. Y. Thelik-Moy, S.Th dengan Thema “KELUARGA ALLAH, KELUARGA YANG MELINDUNGI ANAK” berdasar pada Kitab Keluaran 2:1-10.
Pdt. Melsi dalam khotbahnya mengatakan, lanjut usia merupakan umur harapan hidup yang sangat rentan terhadap situasi dan kondisi kehidupan yang di jalani dalam berbagai tindakan kehidupan. Oleh sebab itu keluarga sangat perlu memberikan perhatian dan perlindungan sehingga lansia juga dapat memberikan kontribusi hubungan harkat dan martabat antara sesama lansia, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Pdt. Melsy menyampaikan, lanjut usia harus selalu semangat dan memberikan kontribusi yang menjadi contoh dalam pelayanan berjemaat sebagai umat pengikut Yesus Kristus.
Sementara itu Majelis Sinode GMIT dalam Suara Gembala yang disampaikan Ir. Emelia J. Nomleni menyampaikan, dengan terbentuknya Pengurus Lansia tingkat SINODE GMIT bisa membangun dan menjadi spirit dan energi serta mendorong kategorial kelompok lansia yang sudah terbentuk di lingkup gereja.
Dengan lanjut usia yang terus bertambah dan kekuatan fisik yang menurun tetapi tidak menyurutkan langkah untuk terus melibatkan dalam pergumulan dan pelayanan pada lingkup yang memberikan kontribusi terhadap gereja dan jemaat.
Melalui kategorial Lansia merupakan terobosan yang luar biasa menjawab kebutuhan jemaat sekaligus menjadi spirit dan energi sehingga Lansia tidak terabaikan dan lansia menjadi kekuatan yang baru dan terus memberikan nilai nilai terhadap kelompok kekuatan lain.
Badan Pengurus Lansia yang di perhadapan :
Ketua : Drs. Semuel A. Hauteas MSi
Wakil ketua : DR. Andrias Johanis Lumba,
SPd, MPd.
Sekertaris. : Marsewati Foekh.
Wakil sek. : Robin Tibuludji, SE. MM.
Bendahara : Yane Rosalin Laka Hibu.
Wakil Bendahara : Farsadina H. Benu.
Dilengkapi dengan bidang pelayanan :
Koinonia, Marturia, Liturga, Diakonia, Koinonia dan koordinator wilayah teritori daerah.














