Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Reproduksi Remaja

Edukasi Reproduksi Remaja.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Yayasan IPAS Indonesia mengadakan acara talkshow Perbaiki Saya Jika Saya Salah (Correct Me If I’m Wrong) Episode 1 dengan tema Kupang Menuju Keadilan Reproduksi pada Sabtu, (22/3/2025), di Aula Dinas Kominfo NTT.

Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTT, Veronika Ata, menyatakan bahwa kegiatan edukasi sangat positif karena melibatkan remaja dalam diskusi tentang kesehatan reproduksi.

Menurut Tori, kesehatan reproduksi remaja sangat penting untuk masa depan anak-anak, dan mereka perlu mengenal alat-alat reproduksi tanpa menganggapnya sebagai hal yang tabu.

Tori juga menambahkan, penting bagi remaja untuk memahami batasan-batasan tubuh mereka. Dengan demikian, mereka dapat mengetahui mana yang boleh disentuh dan mana yang tidak, serta mengenal perubahan tubuh yang terjadi pada masa pubertas.

Hal tersebut menjadi sangat penting, mengingat masih banyak orang yang menganggap topik tersebut sebagai hal yang tabu, sehingga remaja sering kali merasa kaget atau bingung dengan perubahan yang mereka alami.

Perlindungan kesehatan reproduksi di Indonesia dijamin oleh UU No. 36/2009 dan PP No. 61/2014, yang memastikan hak setiap individu untuk mendapatkan pelayanan yang aman, efektif, dan terjangkau.