Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada Jumat, (13/9/2024), Ny. Angel Deran resmi dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kota Kupang, menggantikan Ny. Lousie Marlinda Funay-Pellokila. Pelantikan ini dilaksanakan di Kantor Dekranasda Kota Kupang dan menandai perubahan kepemimpinan dalam organisasi yang berfokus pada pengembangan dan pelestarian kerajinan daerah.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Angel Deran, mengungkapkan pentingnya memajukan usaha kerajinan lokal. Ny. Angel Deran menekankan bahwa para pengrajin harus lebih termotivasi untuk maju. Ny. Angel Deran menjelaskan bahwa Dekranasda berperan dalam memasarkan hasil karya mereka, sehingga para pengrajin terdorong untuk memenuhi permintaan dan memajukan usaha mereka.
Ny. Angel Deran juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama demi kesuksesan Dekranasda ke depan. Ny. Angel Deran berharap Kota Kupang, dengan ikon bunga sepe, dapat dikenal tidak hanya di NTT, tetapi juga di luar NTT. Menurut Ny. Angel Deran, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila memulai promosi tenun bunga sepe ke luar daerah, dan tugas mereka adalah melanjutkan usaha tersebut. Ny. Angel Deran berharap agar lebih banyak orang di Kota Kupang tertarik menggunakan tenun sepe, sehingga usaha ini bisa berkembang dan mempermudah ekspansi ke luar daerah.
Sementara itu, mantan Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila mengungkapkan yakni selama masa jabatannya yang sudah sukses memperkenalkan tenun sepe secara luas. Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila juga mendorong ASN dan PTT untuk mengenakan tenun sepe setiap hari Rabu, yang membantu mempercepat penjualan dan meningkatkan kesejahteraan para penenun.
Alfred A. Lakabela, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, menambahkan untuk pihaknya mengadakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan menenun di Kota Kupang dan mempromosikan ikon tenun sepe ke luar daerah.
pelaku UMKM dari Nusa Lontar,Ny. Yakoba Tangudedo berharap agar Ketua Dekranasda yang baru memperhatikan dan mendukung UMKM, khususnya dalam pelestarian tenun sepe.
Dekranasda Kota Kupang mulai memproduksi Tenun ikat tradisional Sepe sejak tahun 2019 dan memperoleh hak kekayaan intelektual dari Kemenkumham pada 2021.














