Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK menghadirkan Previ Seltriani Taek, siswi SMKN 4 Kupang, dalam program dialog interaktif Gen-Z–Alpha bertajuk “Muda Bersuara, Muda Berkarya” di Studio Radio TIRILOLOK, Kamis (15/10/2026).
Dalam dialog tersebut, Evi berbagi cerita mengenai prestasi yang baru diraihnya, yakni juara III dalam lomba pidato tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan Evi mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum.
Evi mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini aktivitasnya cukup padat. Selain menjalani kegiatan sekolah, belajar, dan mengikuti les, ia juga kerap diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman setelah meraih prestasi tersebut.
Ia mengatakan telah mendapat kesempatan untuk menjadi narasumber di Radio Republik Indonesia (RRI) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI). Kehadirannya di Radio TIRILOLOK menjadi kesempatan berikutnya untuk menceritakan pengalaman serta perjalanan dalam mengembangkan bakatnya.
Ketika ditanya mengenai awal ketertarikannya pada bidang pidato, Evi menjelaskan bahwa minatnya mulai berkembang ketika memasuki jenjang SMA. Namun, pengalaman pertamanya berbicara di depan umum sudah dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Saat itu, ia dipercaya menjadi perwakilan angkatan untuk membacakan puisi dalam acara kelulusan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian awal dari perjalanannya mengenal dunia berbicara di depan umum.
Setelah pengalaman di SD, kemampuan tersebut tidak banyak dikembangkan selama menempuh pendidikan di tingkat SMP. Minatnya kemudian kembali diasah ketika memasuki SMA hingga akhirnya ia mengikuti kompetisi pidato dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Selain tertarik pada bidang pidato, Evi juga memiliki hobi memasak dan mendengarkan musik. Di tengah kesibukan sekolah dan berbagai kegiatan lainnya, ia tetap berupaya menjalankan tanggung jawab akademik sekaligus mengembangkan potensi diri.
Melalui program Gen-Z–Alpha bertema “Muda Bersuara, Muda Berkarya”, Radio TIRILOLOK menghadirkan ruang dialog bagi generasi muda untuk berbagi pengalaman, prestasi, minat, dan proses pengembangan diri.
Kisah Evi memperlihatkan bahwa ketertarikan yang mulai tumbuh sejak usia dini dapat terus dikembangkan melalui kesempatan, pengalaman, dan kemauan untuk belajar.














