Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pada Rabu, (5/3/2025), Perayaan Ekaristi Rabu Abu yang dipimpin oleh Romo Iren berlangsung dengan khidmat di Gereja Katolik Santo Yoseph Pekerja Penfui.
Rabu Abu menandai awal perjalanan 40 hari pertobatan, yang akan berakhir dengan perayaan Kebangkitan Kristus. Dalam tradisi Gereja Katolik, Rabu Abu mengingatkan akan kefanaan manusia sekaligus mengajak untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan, menyambut masa Paskah dengan hati yang diperbarui.
Dalam homilinya, Romo Iren menyampaikan bahwa perjalanan pertobatan dimulai dengan membangun kembali relasi dengan Allah, serta memperbaiki hubungan dengan sesama dan lingkungan sekitar.
Romo Iren juga menekankan pentingnya mencintai sesama manusia secara seutuhnya, sebagaimana Allah telah mencintai umat-Nya, termasuk dalam keberhasilan maupun kegagalan. Keraguan dan kegagalan manusia tidak pernah membatasi cinta Allah.
Warna liturgi Rabu Abu adalah ungu.














