Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Umat Katolik memperingati Hari Minggu Biasa XVII dengan penuh khidmat dalam Perayaan Ekaristi yang penuh makna yang dipimpin oleh RD. Iren Benu, Pr dengan warna liturgi hijau pada Minggu, (27/7/2025) di Gereja Katolik Stasi Yesus Maria Yosef, Liliba.
Dalam homilinya, RD. Iren Benu menyampaikan bahwa pentingnya doa yang tulus dan penuh keyakinan.
RD. Iren Benu mengajak umat untuk berdoa dengan hati yang jernih, bukan sekadar mengucap kata-kata.
Menurut RD. Iren Benu, doa sejati lahir dari kedalaman jiwa dan tidak hanya menjadi rutinitas yang hampa makna.
RD. Iren Benu juga mengatakan soal “ekonomi keduniaan”, yang sering kali membuat manusia lupa pada kesejahteraan batin.
Kesejahteraan sejati bukan berasal dari harta atau jabatan, melainkan dari hubungan yang erat dengan Tuhan.
Tuhan tidak pernah memaksakan kehendak-Nya, tetapi membuka jalan bagi setiap orang untuk menemukan kasih dan harapan.
Dalam suasana batin yang demikian, umat diajak untuk tetap berharap, tetap berdoa, dan senantiasa berserah kepada penyelenggaraan ilahi.
Hidup yang dipenuhi cinta, pengharapan, dan iman akan membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.
Mengutip dari Kas.Or.Id, Perayaan Ekaristi terdiri atas empat bagian utama: ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, dan ritus penutup.














