Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dalam rangka memperingati 40 tahun berdirinya Tunggal Hati Seminari – Tunggal Hati Maria (THS-THM), Romo Yallo, Pr melakukan kunjungan ke Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, di ruang kerja Wali Kota Kupang. Kunjungan tersebut bertujuan menyampaikan undangan resmi untuk menghadiri misa puncak perayaan Panca Windu yang akan digelar pada 28 November 2025 di Gereja Katolik Paroki Santo Gregorius Agung, Oeleta.
Dalam wawancara bersama Radio TIRILOLOK, pada Selasa (4/11/2025), Romo Yallo menjelaskan bahwa perayaan Panca Windu sejatinya jatuh pada 10 November mendatang. Namun, jadwal tersebut diundur agar dapat dihadiri langsung oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, serta Wali Kota Kupang.
“Kebetulan tanggal 10 November ini THS-THM genap berusia 40 tahun. Jadi Romo Yallo mau mengundang beliau untuk hadir juga. Dan Uskup Agung Kupang akan memimpin misa pada tanggal 28 November,” ujar Romo Yallo kepada Radio TIRILOLOK.
Romo Yallo menambahkan, penundaan tanggal perayaan dilakukan agar momen puncak berlangsung lebih meriah dan dihadiri para tokoh penting gereja maupun pemerintah daerah. Selain misa utama di Paroki Oeleta, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan di Taman Ziarah Yesus Maria Oebelo sebagai bagian dari perayaan rohani.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia juga memberikan bantuan berupa tenda, kursi, dan kendaraan untuk mendukung mobilisasi para imam selama acara berlangsung.
Romo Yallo menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah kota. Ia berharap, perayaan Panca Windu ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pelayanan para anggota THS-THM.
“Harapannya, kegiatan ini bukan hanya membuat THS-THM semakin maju, tetapi juga semakin bersemangat dalam pelayanan bagi negara dan gereja,” tuturnya.
Perayaan Panca Windu THS-THM ke-40 diharapkan menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang organisasi dalam menanamkan nilai-nilai iman, persaudaraan, dan pengabdian di tengah masyarakat.














