Romo Yallo: “Tetaplah Setia dalam Salib Kehidupan”

Pesta salib suci jadi momentum memperkuat iman dan persaudaraan.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Dalam suasana khidmat dan penuh semangat persaudaraan, umat Katolik Paroki Santa Maria Assumpta merayakan Pesta Pemuliaan Salib Suci, Minggu (14/9/2025). Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RD. Yakobus Longga, Pr., dan menjadi momen penting untuk memperdalam iman serta merefleksikan makna salib dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam homilinya, Romo Yallo mengajak umat untuk tidak takut memikul salib kehidupan dan tetap setia dalam pengharapan.

“Jangan lari dari salib. Dalam salib, kita menemukan pengharapan. Dari pengorbanan, tumbuh kasih yang sejati,” ujar Romo Yallo di hadapan umat.

Ia menekankan bahwa salib bukan hanya simbol penderitaan, melainkan lambang kasih dan kemenangan Kristus yang harus dihayati dalam setiap langkah hidup.

“Kesetiaan bukan diuji saat segalanya mudah. Tapi justru ketika hidup terasa berat, di sanalah iman kita dibentuk,” tambahnya dengan penuh semangat.

Romo Yallo juga mengajak umat untuk melihat penderitaan bukan sebagai kutukan, melainkan sebagai jalan untuk bertumbuh dalam kasih dan pelayanan.

“Kita dipanggil untuk tetap berdiri dan melayani, bahkan ketika hidup menuntut pengorbanan. Itulah arti salib: cinta yang tidak menyerah,” tegasnya.

Liturgi hari itu ditandai dengan warna merah, yang melambangkan semangat pengorbanan Kristus dan kemenangan kasih yang tak terkalahkan. Suasana misa penuh kehangatan, mempererat tali persaudaraan umat dalam tubuh dan darah Kristus.

Pesta Salib Suci, yang telah dirayakan sejak abad keempat, kembali mengingatkan umat akan kasih penebusan Kristus yang menjadi dasar iman Katolik.