Semangat Sumpah Pemuda Jadi Inspirasi Garda Triple X Flobamora Perkuat Sinergi dengan Polri

Kombes Pol Sudartomo: "reformasi Polri adalah gerakan moral bangsa."

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Organisasi Masyarakat (Ormas) Garda Triple X Flobamora menggelar diskusi publik bertema “Semangat Sumpah Pemuda: Peran Ormas, Pemuda, dan Masyarakat sebagai Mitra Aktif Mendorong Polri Menjadi Lebih Profesional, Humanis, Transparan, dan Akuntabel dalam Pelayanan Publik melalui Pembenahan yang Komprehensif.”

Acara ini digelar pada Sabtu, (25/10/2025) di Gong Perdamaian, Taman Nostalgia (Tamnos) Kota Kupang, dengan subtema “Mewujudkan NTT yang Aman, Damai, dan Kondusif melalui Harmoni dan Sinergi antara Ormas, Pemuda, dan Masyarakat bersama Polda NTT.”

Hadir sebagai narasumber, Kombes Pol Sudartomo, S.I.K., M.Si., selaku Direktur Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Nusa Tenggara Timur.

Dalam pemaparannya, Kombes Pol Sudartomo menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda tahun 1928 menjadi momentum monumental bagi kesadaran kolektif bangsa Indonesia tentang pentingnya persatuan nasional.

“Semangat Sumpah Pemuda mengatakan bahwa persatuan bangsa adalah kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami membutuhkan dukungan aktif dari ormas, pemuda, dan masyarakat untuk mengawal, mengontrol, sekaligus berkolaborasi agar Polri semakin profesional dan humanis,” jelasnya.

Menurut Kombes Pol Sudartomo, aktualisasi Sumpah Pemuda di era modern harus diwujudkan melalui solidaritas lintas suku, agama, dan golongan, serta nasionalisme yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.

“Pemuda adalah agent of change dan kekuatan moral bangsa. Mereka dapat menjadi mitra edukatif Polri dalam literasi hukum, etika, dan keamanan digital,” tambahnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta penggunaan kanal aduan digital sebagai bentuk transparansi dan partisipasi publik.

Sebagai penutup, Kombes Pol Sudartomo berpesan:

“Reformasi Polri bukan hanya urusan internal kepolisian, tetapi gerakan moral dan sosial bangsa. Pemuda dan masyarakat adalah mitra sejati dalam mengawal Polri agar benar-benar menjadi pelindung rakyat dan penegak hukum yang berintegritas.”

Sementara itu, Pembina Ormas Garda Triple X Flobamora, Bobi Pakh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Polri, khususnya Polda NTT, dalam upaya pembenahan dan pelayanan publik.

“Kami mendukung langkah-langkah Polda NTT yang terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan ormas, pemuda, serta masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial maupun penegakan hukum,” ujarnya kepada wartawan.

Bobi Pakh menyatakan, meski baru pertama kali menggelar diskusi publik seperti ini, pihaknya berkomitmen untuk terus menjadi mitra aktif Polri.

“Kami terus memberikan dukungan agar Polri semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. Kalau pun ada kekurangan, itu perlu dibenahi bersama, bukan disalahkan,” tuturnya.