Serena Francis Ajak Anak Muda Kupang Berani Berinovasi Lewat Program Start-Up

Program Start-Up Acceleration hadirkan harapan baru bagi UMKM Kota Kupang.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, secara resmi membuka Intensive Lab Start-Up Acceleration 2025 yang digelar pada Jumat, 12 September 2025, di Hotel Kristal, Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Serena menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UMKM, para narasumber, mentor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap penguatan kewirausahaan nasional, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Serena menjelaskan, meskipun Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan start-up paling dinamis di Asia Tenggara, sekitar 90 persen start-up mengalami kendala pada lima tahun pertama. Menurutnya, kesulitan dalam menemukan product market fit, keterbatasan permodalan, serta lemahnya jejaring bisnis menjadi tantangan utama yang dihadapi.

“Karena itu, dukungan mentoring, akses pendanaan, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, ia menyoroti potensi besar Nusa Tenggara Timur di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perdagangan, pertanian, hingga ekonomi kreatif. Namun, ia mengakui masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya ketertarikan investor.

“Kita punya banyak potensi, tapi akses dan dukungan masih belum merata. Ini yang harus kita dorong bersama,” ujarnya.

Serena juga menyinggung program Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang rutin digelar di Taman Nostalgia setiap akhir pekan. Program tersebut melibatkan lebih dari 200 pelaku UMKM dan telah mencatat omzet kumulatif hampir dua miliar rupiah dalam 12 minggu.

“Ini contoh nyata bahwa kreativitas lokal bisa menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Serena mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, terbuka terhadap kritik, serta menjadikan kegiatan Intensive Lab Start-Up Acceleration 2025 sebagai batu loncatan untuk membangun start-up yang tangguh dan kompetitif.

“Jangan takut gagal. Yang penting terus belajar dan berinovasi,” ujarnya sebelum secara resmi membuka rangkaian kegiatan tersebut.

Serena juga menyebutkan bahwa kewirausahaan di Kota Kupang didukung oleh potensi UMKM yang kuat, terutama yang bergerak di sektor kuliner dan kerajinan lokal, seperti Se’i dan Tenun NTT.