Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilihan Gubernur NTT dan Pemilihan Bupati Kupang di Lapangan UPTD SDN Naibonat, pada Sabtu, (9/11/2024).
Simulasi pemilu dipimpin oleh Plh. Ketua KPU NTT, Elyaser Lomi Rihi.
Dalam sambutannya, Elyaser Lomi Rihi menegaskan bahwa kegiatan simulasi pemilu sangat penting untuk memastikan pemilihan yang adil, jujur, transparan, dan sesuai dengan regulasi. Plh. Ketua KPU NTT juga mengingatkan penyelenggara pemilu, baik di tingkat KPU Kabupaten/Kota, maupun KPPS, yang merupakan ujung tombak dalam pemungutan dan penghitungan suara, untuk benar-benar memperhatikan setiap tahapan simulasi dengan detail.
Simulasi pemilu mencakup tahapan persiapan, pemungutan suara, persiapan penghitungan suara, dan penghitungan suara itu sendiri. Semua tahapan diharapkan berjalan sesuai dengan asas dan prinsip pemilu yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Teknis Penyelenggaraan dan Juru Bicara KPU Kabupaten Kupang, Samsul Gole, menjelaskan kepada Radio TIRILOLOK bahwa simulasi pemilu melibatkan 487 pemilih di TPS 02 Naibonat, dengan 417 suara yang disiapkan. Sebagai antisipasi, KPU menyiapkan 500 lembar suara, yang telah dihitung sesuai ketentuan yakni 2,5% dari jumlah pemilih. Simulasi pemilu juga bertujuan sebagai pendidikan pemilih, memperkenalkan alur mekanisme serta penghitungan suara.
Samsul Gole menambahkan, saat pemilu berlangsung, pemilih dilarang membawa senjata tajam, pisau, serta kamera atau ponsel ke dalam bilik suara, demi menjaga kerahasiaan pilihan. Pemilih juga diminta untuk membawa kartu undangan atau surat pemberitahuan dari KPU, serta KTP elektronik yang akan dicocokkan dengan data di DPT. Jika pemilih belum memiliki KTP elektronik, mereka dapat menggunakan biodata yang dikeluarkan oleh KPU.
Salah Satu Peserta Simulasi Pemilu, Zakaria Nofu, menyatakan kepada masyarakat Kabupaten Kupang sangat antusias untuk menentukan pemimpin yang baik untuk masa depan daerah mereka.
Zakaria Nofu berharap pemimpin yang terpilih dapat berjuang untuk memajukan dan mendekatkan Kabupaten Kupang serta NTT secara keseluruhan.
Pada (27/11/2024), masyarakat bisa memilih di antara lima pasangan calon Bupati Kupang dan tiga pasangan calon Gubernur NTT.














