Siswa Syuradikara Ukir Prestasi lewat Beasiswa dan Kompetisi Nasional

Talkshow inspiratif: jejak langkah emas Siswa SMAK Syuradikara.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Radio TIRILOLOK mengadakan talkshow bertema ” Suara Emas SMAK Syuradikara Ende” pada Minggu, (1/6/2025), bertempat di studio Radio TIRILOLOK.

Acara talkshow menghadirkan dua narasumber, yaitu Maria Joana Wona Hipir yang akrab disapa Wona dan Emilia Reginaldis Kilmas yang biasa dipanggil Emil.

Dalam sesi dialog interaktif, Emil menyampaikan bahwa sistem pendidikan karakter di SMAK Syuradikara Ende sudah terbentuk dengan sangat kuat.

Lingkungan sekolah yang didukung oleh para pater, frater, serta para guru memberikan pendidikan berlandaskan disiplin dan keteraturan sejak awal berdirinya. Pendidikan karakter yang dianggap berpengaruh besar terhadap lingkungan sekitar.

Emil juga menyatakan kepedulian terhadap isu lingkungan yang semakin tumbuh di kalangan siswa.

Pada tahun 2023, SMAK Syuradikara Ende mengikuti program dari kementerian bertajuk Green Youth Movement, yang melahirkan generasi untuk peduli lingkungan.

Salah satu teman kelas sempat lolos seleksi ke Jakarta dan dilantik sebagai duta lingkungan.

Sepulangnya dari program tersebut, teman kelas mendirikan ekstrakurikuler Green Generation yang kemudian diteruskan oleh Emil.

Kegiatan yang dijalankan meliputi berbagai proyek ramah lingkungan, termasuk pembuatan produk-produk yang mendukung pelestarian alam.

Sementara itu, Wona menambahkan, SMAK Syuradikara Ende menyediakan beragam program beasiswa bagi siswanya.

Salah satu yang menjadi ciri khas adalah beasiswa ke Jepang, hasil kerja sama dengan Nanzan University. Setiap tahun, dua siswa dikirim untuk melanjutkan pendidikan di universitas tersebut.

Selain itu, sudah mulai dibuka beasiswa ke India dan khusus untuk siswa berprestasi di bidang olahraga, tersedia beasiswa renang ke Bangkok.

Wona juga membagikan pengalamannya mengikuti lomba Empat Pilar MPR RI. Awalnya merasa terkejut karena tidak terbiasa dengan metode hafalan, Wona lebih menyukai pelajaran yang bersifat numerik.

Namun, dengan bimbingan dari guru dan dukungan teman-teman, Wona berhasil menyesuaikan diri dan menemukan cara belajar yang efektif.

Di akhir sesi, Wona menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk terus mengembangkan minat dan bakat sesuai dengan passion masing-masing.

Wona juga mengatakan Nusa Tenggara Timur memiliki banyak sekolah unggulan, namun, SMAK Syuradikara Ende adalah tempat yang membentuk pribadi dengan nilai-nilai kepahlawanan sejati.

Berdasarkan informasi dari laman resmi sekolah, www.syuradikara.sch.id, Serikat Sabda Allah (SVD) mendirikan SMA ini di kota Ende dan meresmikannya pada (1/9/1953) dengan nama SMAK Syuradikara, yang dalam bahasa Sanskerta berarti Pencipta Pahlawan Utama.