Larantuka, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – SMK Swasta Bina Karya-Larantuka menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada Rabu – Jumat (16-18/7) , dengan tujuan utama memperkenalkan siswa baru pada budaya, nilai, serta visi dan misi sekolah sebagai landasan awal membentuk karakter siswa yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Acara pembukaan MPLS dilaksanakan di audiotorium SMKS Bina Karya dan dibuka secara resmi oleh kepala sekolah, Br. Pius Ledo, SVD, S.Pd. Ia menyampaikan bahwa MPLS bukan hanya perkenalan fisik terhadap lingkungan sekolah tetapi juga merupakan kesempatan bagi siswa baru untuk menyelami visi dan misi sekolah.
Pada hari pertama MPLS, Rabu, (16/7), siswa baru diberikan materi tentang visi dan misi sekolah yang dipresentasikan oleh wakil kepala sekolah, Leonard L. Kleden, S.Pd. Ia memperkenalkan kepada siswa/siswi baru tentang nilai-nilai yang terkandung dalam visi dan misi sekolah yang harus dijunjung tinggi oleh segenap civitas akademika SMK Bina Karya-Larantuka.
Menjadikan pusat pendidikan teknik yang unggul, berlandaskan iman Katolik dan IPTEK, serta menghasilkan tamatan yang mampu bersaing dan terserap dalam dunia kerja merupakan visi SMKS Bina Karya. Visi ini merupakan cita-cita jangka panjang yang mencerminkan arah dan tujuan utama dari lembaga pendidikan SMKS Bina Karya.
Visi ini memadukan keunggulan teknis dan akademik dengan nilai-nilai spiritual Katolik, serta penguasaan ilmu teknologi dan ilmu pengetahuan, untuk membentuk lulusan yang kompeten dengan kebutuhan dunia kerja. Leonard juga menegaskan bahwa dengan visi tersebut, SMKS Bina Karya membentuk lima jurusan unggul yaitu teknik kontruksi dan Properti (TKP), teknik pemesinan (TPM), teknik sepeda motor (TSM), teknik komputer dan jaringan (TKJ) dan teknik instalasi tenaga listrik (TITL).
Lima jurusan tersebut terserap dalam dunia kerja yang relevan dengan kebutuhan industri lokal maupun global. Siswa/siswi tidak hanya dibekali ilmu teoritis, tetapi juga keterampilan praktis melalui kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri di beberapa tempat di Indonesia.
Bernardus B. Koten, S.Pd sebagai kepala urusan kesiswaan SMKS Bina Karya juga memberikan beberapa aspek penting mengenai hak-hak peserta didik. Ia menegaskan bahwa setiap siswa memiliki hak untuk belajar dalam lingkungan yang aman, adil dan bermartabat, serta mendapat akses terhadap fasilitas pendidikan, bimbingan, dan pengembangan diri sesuai dengan minat dan bakatnya. Semua upaya ini merupakan misi lembaga SMKS Bina Karya untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas, berkarakter, beriman, berketerampilan, bermoral dan berilmu, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan. Melalui visi dan misi tersebut, Lembaga SMKS Bina Karya berperan aktif dalam membentuk lulusan yang tidak hanya siap terjun dalam dunia kerja, tetapi juga siap menjadi pelaku perubahan yang berintegritas dan peduli terhadap masyarakat dan lingkunan sekitarnya.














