Tahbis Diakon SVD, Uskup Maumere Ingatkan Pentingnya Ekaristi

Perayaan penahbisan yang bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus itu dipimpin langsung oleh Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, Pr

Sebanyak 48 Diakon SVD ditahbiskan di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero

Maumere, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Sebanyak 48 frater SVD (Societas Verbi Divini) atau Serikat Sabda Allah ditahbiskan menjadi diakon di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Maumere pada Minggu (2/6). Perayaan penahbisan yang bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus itu dipimpin langsung oleh Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, Pr yang didampingi sejumlah imam konselebrans.

Dalam khotbahnya, Mgr. Ewaldus menyebut perayaan tahbisan diakonat dirayakan dalam misteri Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, di mana di dalamnya, manusia diutus untuk menjadi saksi kasih Allah yang utuh dan menyelamatkan. Misteri ini menguatkan ziarah panggilan hidup mereka yang ditahbiskan menjadi diakon untuk menjadi pelayan kasih Allah.

Dilanjutkannya, terlahir sebagai murid-murid Yesus adalah panggilan yang luhur dan mulia. Rahmat tahbisan diakon yang diterima ke-48 insan itu mengingatkan betapa Allah sangat mengasihi dan mencintai manusia sebagaimana Dia menyertai perjalanan panjang Bangsa Israel menuju Tanah Terjanji. Menurutnya, seorang diakon terpanggil untuk menjadi pelayan yang setia dan rendah hati untuk melayani altar suci dan terlibat dalam pelayanan nyata di tengah umat dengan menguatkan dan meneguhkan iman yang telah bertumbuh dan berkembang dalam hidup gereja.

Mgr. Ewaldus juga menarik isi Surat Kepada umat Ibrani dalam bacaan kedua yang meneguhkan panggilan seorang diakon. Betapa darah Kristus menyucikan hati nurani manusia dari perbuatan yang sia-sia supaya manusia dapat beribadah kepada Allah yang hidup. Tubuh dan Darah Kristus yang diterima dalam ziarah iman manusia adalah kekuatan yang menyucikan umat dalam melayani dan mengabdikan diri untuk kehidupan bersama yang dirasanya bukan hal yang mudah, terutama ketika umat harus memiliki hati yang tulus dan siap melayani tanpa pamrih dan ketika pengorbanan itu telah menjadi sebuah tindakan yang dibiasakan dan akhirnya kebiasaan yang sangat dicintai.

Uskup Maumere yang juga merupakan Ketua Komisi Pendidikan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) itu menitipkan tiga pesan penting yang baik untuk dihayati para diakon dalam ziarah panggilan. Pertama, ia meminta para diakon untuk selalu menyakini kuasa Tubuh dan Darah Kristus dalam ziarah hidup. Kedua, ia mengingatkan akan eksistensi altar suci yang hendaknya menjadi perjumpaan yang membahagiakan dan menguatkan mereka sebagai orang yang ditahbis dalam persatuan ekaristi. Ketiga, ia mengharapkan agar para diakon dapat hidup dalam persatuan yang kokoh dalam doa yang berpuncak pada perayaan misa kudus, sebagaimana pesan Paus Fransiskus, bahwa Yesus meninggalkan warisan ekaristi bagi manusia dengan tujuan yang tepat agar manusia dapat menjadi satu denganNya.

Adapun para diakon yang tertahbis akan diutus untuk berkarya di berbagai wilayah pelayanan SVD, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain Provinsi SVD Ende, Provinsi SVD Timor, Provinsi SVD Mexico Cuba, Brazil Utara, Kenya Tanzania, Paraguay, Brazil Amazon, Provinsi SVD Congo, Regio Madagaskar dan Provinsi SVD Spanyol.