Oelamasi, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Ibadah Lansia Klasis Kupang Tengah berlangsung pada Kamis (21/5/2026) dan diikuti perwakilan jemaat dari seluruh wilayah Klasis Kupang Tengah.
Ibadah dipimpin Pendeta Nini Mandira Lani Sir, S.Th dengan tema khotbah “Bercerita Tentang Tuhan Hingga Senja” berdasarkan pembacaan firman Tuhan dari Mazmur 71 ayat 17-18.
Dalam perenungan khotbah disampaikan tiga fase kehidupan, yakni masa kanak-kanak, masa dewasa, dan masa lanjut usia.
Memasuki usia senja, kemampuan fisik memang mulai terbatas, namun semangat pelayanan tetap dapat menjadi teladan bagi jemaat.
Pesan firman Tuhan menegaskan bahwa masa tua bukan alasan untuk kehilangan pengharapan, sebab Tuhan berjanji tetap menyertai hingga rambut memutih.
Ketua Klasis Kupang Tengah, Pendeta Alfred Wangsir, S.Th, dalam suara gembala menyampaikan bahwa perubahan zaman dan pengaruh pergaulan dunia di era digital membawa banyak dampak negatif bagi kehidupan generasi muda.
Karena itu, kehadiran para opa dan oma yang penuh hikmat serta doa dinilai sangat dibutuhkan untuk memberikan arah dan penguatan rohani.
Kesaksian hidup para lansia disebut sebagai khotbah yang hidup bagi generasi muda, sekaligus menjadi panutan, contoh, dan inspirasi untuk terus belajar setia kepada Tuhan.
Ibadah turut dimeriahkan penampilan paduan suara, vokal grup, dan solo dari kelompok lansia. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama serta saling bersalaman dalam suasana penuh sukacita.














