Pentakosta Momentum Bagi Manusia Menjadi Saksi Kristus

Pentakosta adalah momentum bagi diri kita manusia untuk menjadi saksi Kristus.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Pentakosta adalah momentum bagi diri kita manusia untuk menjadi saksi Kristus. Momentum ini menjadikan kita siap menerima transfer nilai-nilai hidup Yesus di dalam hidup kita,” demikian homili RD Dua Bone Pastor Paroki Santo Fransiskus Asissi Kolhua dalam Perayaan Misa Pentakosta Minggu, (19/5/2024) di Kapela Santo Agustinus Bello.

Lebih lanjut dikatakan Romo Dus Bone, Pentakosta menurut tradisi Katolik dirayakan 50 hari setelah perayaan Paskah umat. Dimana umat Katolik sejagat merayakan Turunnya Roh Kudus. Atau disebut juga awal mula lahirnya gereja Allah.

“Lalu sebelumnya 40 hari setelah Paskah umat sejagat merayakan Kenaikan Yesus Kristus ke Surga,” tambahnya.

Dikatakannya pula, liturgi gereja Katolik dan Sabda Allah sebelum KenaikanNya ke surga Ia menjanjikan akan Turun Roh Kudus
Dengan kuasa Roh Kudus akan menuai panenan. Allah berjanji akan mengutus Roh Kudus untuk menyertai dan menguatkan para murid. Sehingga kita manusia umat Alllah dengan menerima sakramen pembaptisan dan Krisma kita juga menerima Karunia Roh Kudus dalam diri kita.
“Hendaknya kita selalu mengikuti Roh Kudus dalam setiap kehidupan.
Memohon Rahmat Roh Kudus agar selalu mencarkan dan mewartakan kebaikan Roh Kudus,” harapnya.

Perayaan misa kedua di Bello hari itu diiringi dengan
Koor Santa Cruz dari Paroki Santo Yosep Naikoten.

Eren kiik Mahodim didampingi Ibu Dewi Pantoer kepada Radio TIRILOLOK usai misa mengatakan, kelompok koor mereka sudah berkiprah sejak doan tahun silam dengan tujuan menabur kebaikan ke semua orang.

“Semua kami anggota koor tersebar di seluruh paroki di Kota Kupang selalu siap untuk melayani disaat ada kesempatan atau diminta untuk mengiringi misa,” jelas Erens.
Usai misa, diakhiri dengan makan snek dan minum es buah bersama di depan Kapela yang dijual Goris Takene salah satu umat.