Sin-Fronteras, Semangat Misi SVD Melayani Sesama Tanpa Batas

Serikat Sabda Allah (SVD) dan Kepedulian Sosial.

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Semangat Sin-Fronteras atau pelayanan tanpa batas menjadi landasan misi Serikat Sabda Allah (SVD) dalam memperjuangkan keadilan, membela hak asasi manusia, dan mendampingi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Koordinator JPIC SVD Timor, Pater Domi K. Dheo, SVD, dalam dialog interaktif Viral NTT yang diselenggarakan Radio TIRILOLOK di Studio Radio TIRILOLOK, Sabtu (10/10/2026).

Dialog tersebut mengangkat tema “Serikat Sabda Allah (SVD) dan Kepedulian Sosial”.

Pater Domi menjelaskan, kepedulian sosial merupakan bagian mendasar dari misi SVD.

Menurut Pater Domi, pelayanan misioner tidak hanya terbatas pada kegiatan rohani, tetapi juga mencakup pembelaan hak asasi manusia, perlindungan buruh migran, serta pendampingan masyarakat yang menghadapi persoalan sosial dan bencana kemanusiaan.

Semangat Sin-Fronteras mendorong anggota SVD untuk melayani sesama tanpa dibatasi perbedaan geografis, suku, budaya, bahasa, maupun agama. Semangat tersebut menjadi dasar keterlibatan para misionaris dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan.

“Pelayanan kepada sesama tidak boleh dibatasi oleh perbedaan latar belakang, suku, budaya, bahasa, maupun agama. Semangat Sin-Fronteras mengajak kita untuk hadir dan melayani setiap orang yang membutuhkan,” ujarnya.

Melalui Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan (JPIC) SVD Timor, pelayanan kemanusiaan diwujudkan melalui keterlibatan dalam berbagai persoalan sosial di wilayah misi, termasuk kawasan perbatasan Indonesia dan Timor-Leste. Pelayanan tersebut juga mencakup perhatian terhadap isu-isu kemanusiaan di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Pater Domi menegaskan bahwa keterlibatan SVD dalam persoalan sosial bukanlah tugas tambahan, melainkan bagian integral dari identitas dan panggilan misioner. Semangat tersebut berakar pada visi pendiri SVD, Santo Arnoldus Janssen, untuk mewartakan Sabda Allah melalui pelayanan yang menjangkau berbagai aspek kehidupan manusia.

Dalam dialog tersebut, Pater Domi juga menyoroti persoalan buruh migran asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menghadapi berbagai risiko ketika bekerja di luar daerah maupun di luar negeri.

Menurut Pater Domi, perlindungan terhadap pekerja migran merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Gereja terhadap martabat manusia. Karena itu, pendampingan dan perjuangan untuk melindungi hak-hak pekerja migran menjadi bagian penting dari pelayanan kemanusiaan.

Selain melalui doa dan pelayanan sakramen, para anggota SVD, baik imam, bruder, maupun frater, juga diajak terlibat aktif dalam memperjuangkan keadilan dan mendampingi masyarakat yang mengalami ketidakadilan.

Melalui dialog Viral NTT, Radio TIRILOLOK mengangkat pentingnya peran lembaga keagamaan dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan. Kehadiran Gereja di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan penguatan rohani, tetapi juga menghadirkan tindakan nyata untuk membela martabat manusia dan melayani sesama tanpa batas.