KSP Kopdit Solidaritas Agendakan 12 Bahan Khusus dalam RAT XXXIV

Yohanes Made Supadi menekankan bahwa koperasi harus menciptakan ruang ekonomi baru bagi anggotanya

Para Pengurus dan Pengawas serta tamu yang hadir sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam RAT XXXIV Kopdit Solidaritas Sta. Maria Assumpta Kupang

Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – KSP Koperasi Kredit Solidaritas (Kopdit Solidaritas)  Santa Maria Assumpta Kupang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXIV untuk Tahun Buku 2025 pada 14/02.

Acara ini juga menandai pelantikan pengurus baru, peluncuran logo resmi Kopdit Solidaritas setelah berdiri selama 35 tahun, serta rencana pengembangan jangka panjang hingga 2045, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui perluasan layanan dan penguatan cabang.

Bertempat di Aula Cendana Wangi Poltekkes Kupang, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pengurus dan Ketua Penasihat Kopdit Solidaritas, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), serta seluruh anggota Kopdit Solidaritas.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus KSP Kopdit Solidaritas Sta. Maria Assumpta, Yohanes Made Supadi menekankan bahwa koperasi harus menciptakan ruang ekonomi baru bagi anggotanya. Ia menyatakan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga harus melahirkan kehidupan yang lebih sejahtera.

Ia menjelaskan bahwa meskipun target tahun 2025 belum tercapai maksimal dan baru mencapai sekitar 50 persen, terjadi peningkatan signifikan. Jumlah anggota tumbuh menjadi 12.885 orang dibandingkan tahun 2024.

Sementara itu, aset mengalami sedikit penurunan akibat perbaikan dan penataan internal, yang merupakan bagian dari penguatan kelembagaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kopdit harus memberikan kekuatan ekonomi baru kepada anggota. RAT kali ini istimewa karena meliputi pelantikan badan pengurus dan pengawas baru, serta pembahasan rancangan pengembangan hingga 2045.

Semua perencanaan disusun rapi sebagai pedoman bagi pengurus baru untuk menjalankan koperasi sesuai visi yang ditetapkan.

Setelah 35 tahun tanpa logo resmi, Kopdit Solidaritas akan meluncurkan logo baru sebagai identitas dan jati diri, sekaligus mempertegas eksistensinya dalam pemberdayaan anggota.

Yohanes Supadi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Koperasi yang selalu mendampingi koperasi.

Kopdit Solidaritas menargetkan penguatan kinerja cabang-cabang yang ada dan perluasan wilayah pelayanan hingga ke tingkat kabupaten. Langkah ini diharapkan mendekatkan akses layanan kepada masyarakat dan memperkuat peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.

Kegiatan RAT ditutup dengan foto bersama dan pembagian baju Kopdit Solidaritas kepada para anggota yang hadir dalam RAT tersebut.