Religi  

Menjalani Panggilan dengan Kasih Pada Peringatan Santo Benediktus, Abbas

Yesus menekankan bahwa murid-murid-Nya harus mengandalkan Allah dalam segala hal.

Dalam Injil Matius 10:7-15, Yesus memberikan instruksi kepada para murid-Nya tentang bagaimana mereka harus menjalankan misi Evangelizasi. Ia memerintahkan mereka untuk memberitakan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat, menyembuhkan yang sakit, membangkitkan yang mati, mentahirkan orang kusta, dan mengusir setan-setan. Mereka diminta untuk tidak membawa apa-apa dalam perjalanan mereka selain kepercayaan penuh pada pemeliharaan Allah.

Berikuti ini beberapa pesan penting Yesus Kristus.

Mengandalkan Tuhan: Yesus menekankan bahwa murid-murid-Nya harus mengandalkan Allah dalam segala hal. Mereka tidak perlu khawatir tentang kebutuhan materi karena Allah akan menyediakan. God will provide for it.

Kasih dan Pelayanan Tanpa Pamrih: Yesus mengajarkan pentingnya memberikan pelayanan tanpa mengharapkan imbalan. “Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma” (Matius 10:8).

Keberanian dalam Misi: Yesus menyadari bahwa murid-murid-Nya akan menghadapi penolakan. Namun, Ia mendorong mereka untuk tetap teguh dan melanjutkan misi mereka dengan keberanian dan keyakinan. Yesus pernah juga mengatakan bahwa “karena mereka ditolak karena Injil, bukan hanya mereka saja yang ditolak tetapi Yesus Sudah ditolak lebih dahulu.

Refleksi dalam Peringatan Santo Benediktus

Santo Benediktus dari Nursia, yang kita peringati hari ini, adalah contoh hidup dari prinsip-prinsip ini. Sebagai pendiri Ordo Benediktin, ia hidup dengan komitmen total kepada Tuhan, menyerahkan segala sesuatu dalam doa dan kerja keras. Aturan Benediktus, yang menekankan keseimbangan antara doa, kerja, dan studi, mencerminkan penyerahan total kepada kehendak Allah dan pelayanan kasih kepada sesama. Ada beberapa pesan penting dari Santo Benediktus.

1. Hidup dalam Kepercayaan Penuh

Seperti murid-murid yang diutus Yesus, Santo Benediktus hidup dengan kepercayaan penuh pada pemeliharaan Tuhan. Ini mengajarkan kita untuk tidak terikat pada harta duniawi tetapi mengandalkan Allah dalam segala aspek kehidupan kita.

2. Pelayanan Tanpa Pamrih

Komunitas-komunitas Benediktin dikenal karena pelayanannya kepada masyarakat sekitar mereka, memberikan pendidikan, dan menolong yang miskin dan sakit. Mereka menghidupi ajaran Yesus tentang pelayanan tanpa pamrih.

3. Keteguhan dalam Iman

Santo Benediktus menghadapi banyak tantangan dalam mendirikan biara-biara dan menyebarkan aturan hidupnya. Namun, seperti murid-murid Yesus, ia tetap teguh dalam misinya, menunjukkan keberanian dan ketekunan dalam imannya.

Saudara-saudari pencinta Radio Tirilolok Swara Verbum bagaimana kita bisa menerapkan pelajaran berharga ini dalam hidup kita? Pertama, kita harus belajar untuk lebih mengandalkan Tuhan dalam segala hal, melepaskan ketergantungan pada hal-hal materi. Kedua, kita dipanggil untuk melayani dengan kasih, memberikan yang terbaik tanpa mengharapkan imbalan. Terakhir, kita harus tetap teguh dan berani dalam iman kita, menghadapi tantangan dengan keyakinan bahwa Tuhan selalu bersama kita.Mari kita jalani hidup ini dengan komitmen untuk menyebarkan kasih dan belas kasihan Tuhan kepada semua orang di sekitar kita.