Kota Kupang, TIRILOLOKNEWS.COM || REGIONAL – Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 29.851 kunjungan pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat 2,40 persen dibandingkan Juni 2026 dan tumbuh 18,67 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Matamira B. Kale, dalam konferensi pers terkait perkembangan pariwisata NTT yang berlangsung di Aula Kantor BPS NTT, Selasa (1/9/2026).
“Pada Juli 2026, kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusa Tenggara Timur mencapai 29.851 kunjungan. Kondisi ini meningkat 2,40 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan meningkat 18,67 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu,” ujar Matamira.
Berdasarkan pintu masuk, sebagian besar wisman datang melalui jalur udara dengan kontribusi mencapai 80,94 persen. Sementara itu, kunjungan melalui jalur laut mencapai 18,84 persen.
Tiga negara asal wisman yang paling banyak berkunjung ke NTT pada Juli 2026 berasal dari Timor-Leste, Malaysia, dan Jepang.
Selain kunjungan wisatawan mancanegara, BPS NTT juga mencatat peningkatan perjalanan wisatawan nusantara (Wisnus) selama Juli 2026.
Jumlah perjalanan Wisnus yang berasal dari NTT tercatat sebanyak 986.876 perjalanan. Angka ini meningkat 3,63 persen dibandingkan Juni 2026 dan naik 1,57 persen dibandingkan Juli 2025.
Sementara itu, perjalanan wisnus yang menuju NTT mencapai sekitar 1,299 juta perjalanan. Jumlah tersebut meningkat 4,05 persen secara bulanan dan 2,12 persen secara tahunan.
Wisnus yang melakukan perjalanan di dalam wilayah NTT masih mendominasi. Perjalanan antardaerah dalam provinsi tersebut mencapai sekitar 89,22 persen dari total perjalanan selama Juli 2026.
BPS NTT juga mencatat jumlah perjalanan wisatawan nasional dari NTT ke luar negeri pada Juli 2026 sebanyak 10.111 perjalanan. Angka tersebut meningkat 35,66 persen dibandingkan Juni 2026 dan tumbuh 21,38 persen dibandingkan Juli 2025.
Dari sisi akomodasi, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di NTT pada Juli 2026 mencapai 54,55 persen. Angka tersebut meningkat 7,54 persen dibandingkan Juni 2026 dan naik 7,06 persen dibandingkan Juli 2025.
TPK hotel bintang tertinggi tercatat di Kabupaten Manggarai Barat, yakni sebesar 77,09 persen.
Pada Juli 2026, jumlah tamu yang menginap di hotel bintang mencapai 79.578 tamu. Mayoritas merupakan tamu nusantara atau domestik dengan kontribusi 55,19 persen.
Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang tercatat 1,71 malam.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang pada Juli 2026 tercatat sebesar 20,45 persen. Angka tersebut meningkat 0,54 persen dibandingkan Juli 2025.
TPK hotel non-bintang tertinggi tercatat di Kabupaten Kupang sebesar 79,20 persen, disusul Kabupaten Manggarai Barat sebesar 35,42 persen dan Kabupaten Belu sebesar 29,91 persen.
Jumlah tamu yang menginap di hotel non-bintang mencapai 63.556 tamu. Sebanyak 56,35 persen di antaranya merupakan tamu nusantara atau domestik.
Rata-rata lama menginap tamu di hotel non-bintang tercatat 1,49 malam. Tamu asing memiliki rata-rata lama menginap 1,57 malam, sedangkan tamu nusantara rata-rata menginap selama 1,35 malam.
Data tersebut menunjukkan aktivitas pariwisata NTT pada Juli 2026 mengalami pertumbuhan, baik dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, maupun tingkat hunian hotel.














